Cari

BANTEN OTONAN

Rahajeng Meotonan Ngih 😇🙏

“Ne cening magelang benang, apang ma uwat kawat ma balung besi” Otonan asal katanya adalah “pawetuan”, yaitu peringatan hari lahir, di mana menurut tradisi agama Hindu di Bali otonan didasarkan pada Sapta wara, Panca wara, dan Wuku. Berbeda dengan hari ulang tahun pada umumnya. Dalam kalender Bali, otonan dirayakan tiap 210 hari (setiap 6 bulan Bali. Saat hari otonan kita memanjatkan doa kepada Tuhan karena atas perkenan-Nya roh/atma bisa menjelma kembali menjadi manusia, serta mohon keselamatan dan kesejahteraan dalam menempuh kehidupan selanjutnya. Keterangan: 1 = Banten Byakaon/Byakala 2 = Banten Peras 3 = Banten Pengambiyan 4 = Sodan 5 = Dapetan 6 = Banten sesayut 1.BANTEN BYAKAON/BYAKALA Makna : menjauhkan kekuatan bhutakala (hal negatif) yang mengganggu manusia. 2.BANTEN PERAS Makna :memohon keberhasilan dan kesuksesan sebuah yadnya. 3. BANTEN PENGAMBEYAN Makna :memohon karunia Hyang Widhi dan para leluhur untuk dapat tegar dalam menghadapi tantangan hidup dan kehidupan. 4. SODAN/AJUMAN Makna : mempersembahkan terlebih dahulu kepada Tuhan sebagai wujud syukur. 5. BANTEN SESAYUT Makna : memohon keselamatan dan kesejahteraan, serta berkurang/lenyapnya penyakit. 6. DAPETAN Makna : ungkapan terima kasih dan syukur kepada Tuhan karena diberi kesempatan meniti kehidupan dan selalu dalam lindungan-Nya. Ampura jika terjadi perbedaan, Mungkin beda daerah beda juga bebantenan otonannya. Matur Suksma. Admin: halopejati.com

21 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Pengertian dan Makna Simbol Atribut Dewi Saraswati

Secara etimologi Dewi Saraswati berasal dari dua kata yakni Dewi dan Saraswati. Dewi yaitu sosok perempuan yang suci atau bentuk feminim dari kata Dewa yang biasa disebut sakti. Dan Saraswati dalam ba

Part II Sejarah Pura Kahyangan Tiga

Sebelum masa pemerintahan raja suami-istri Udayana dan Gunapriya Darmapatni tahun 989 -1011M di Bali berkembang banyak aliran-aliran keagamaan seperti: Pasupata, Bairawa, Wesnawa, Boda, Brahmana, Resi

Pura Kahyangan Tiga Adalah Pilar Agama Hindu

Kahyangan Tiga merupakan salah satu unsur dari Trihita Karana yaitu unsur parhyangan dari setiap desa adat di Bali. Pada Kahyangan Tiga masyarakat desa memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk desa