Cari

ENAM MUSUH DALAM DIRI MANUSIA

Sad Ripu adalah enam jenis musuh yang timbul dari sifat-sifat ashuba karma atau perbuatan yang tidak baik dalam diri manusia itu sendiri, yaitu :


Kama, sifat penuh nafsu indriya.


Lobha, sifat loba dan serakah.


Krodha, sifat kejam dan pemarah.


Mada, sifat mabuk dan kegila-gilaan yang dapat dinetralisir dengan melakukan puasa pada saat hari-hari suci.


Moha, sifat bingung dan angkuh.


Matsarya, sifat dengki dan irihati.


Dalam Tantri Kamandaka disebutkan :

"Dia yang tidak memiliki kesadaran, yang pikirannya tidak terkendalikan, yang indryanya tidak dapat diawasi, semuanya itu adalah laksana kuda-kuda binal bagi si kusir.


Tetapi ketika bathin kita makin bersih dan makin terkendali dari sad ripu ini, wujud Sukshma Sarira akan semakin lembut, semakin cerah dan semakin berpendar.

Dan ketika sad ripu lenyap dari bathin kita dan ketika kita mati, lapisan badan (sarira) ini akan terurai dan kita akan lahir di alam-alam yang luhur (alam para dewa).


Karena bagaimanapun jenis musuh dalam diri manusia tersebut harusnya dinentralisir dengan Tradisi Ngerebeg sebagai ritual penolak bala juga diyakini mempunyai makna sebagai upaya untuk menetralisir sifat negatif Sad Ripu manusia tersebut.


Dan dengan keteguhan hati, dengarlah kata-kata (nasihat) yang dapat membantu menaklukan para musuh di dalam diri. (Yajur 6.19)


Sumber: @sejarahharirayahindu

📸 picuki .com



#walaka #mepandes #sadripu #manusayadnya

#halopejati

#banten


Admin: halopejati.com







0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Pengertian dan Makna Simbol Atribut Dewi Saraswati

Secara etimologi Dewi Saraswati berasal dari dua kata yakni Dewi dan Saraswati. Dewi yaitu sosok perempuan yang suci atau bentuk feminim dari kata Dewa yang biasa disebut sakti. Dan Saraswati dalam ba

Part II Sejarah Pura Kahyangan Tiga

Sebelum masa pemerintahan raja suami-istri Udayana dan Gunapriya Darmapatni tahun 989 -1011M di Bali berkembang banyak aliran-aliran keagamaan seperti: Pasupata, Bairawa, Wesnawa, Boda, Brahmana, Resi

Pura Kahyangan Tiga Adalah Pilar Agama Hindu

Kahyangan Tiga merupakan salah satu unsur dari Trihita Karana yaitu unsur parhyangan dari setiap desa adat di Bali. Pada Kahyangan Tiga masyarakat desa memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk desa