Cari

Jodoh

Jodoh sejati merupakan sesuatu yang Tuhan berikan sebagai hasil dari buah karma kita, yang nantinya akan menemani jalan hidup kita.


Apabila orang itu baik, maka jodohnya juga orang baik, orang itu jujur maka jodohnya juga orang jujur, orang itu penyayang orang tua maka jodohnya juga penyayang orang tua


Hanya Karma Wasana seseoranglah yang paling menentukan baik ataupun buruk jodoh manusia.


Manusia memilih, manusia merencanakan, hasilnya berdasarkan Karma Wasana dan Restu Tuhan.


Orang-orang yang sudah memiliki sifat-sifat pembawaan yang buruk dikehidupan ini, kalau mereka benar-benar cerdas sehingga tahap demi tahap mereka berusaha memperbaiki sifat buruknya itu, bukan malah dibiarkan, atau menunggu disaat yang tepat baru mulai, karena dikehidupan hari ini sudah jadi START nya. Memperbaiki sifat pembawaan memang tidak mudah, butuh banyak pengorbanan dan waktu, namun apabila dengan ketabahan yang tulus iklas dapat melakukan ini maka Astungkara, Dharma selalu menjadi pedoman kita.


Berbuat Dharma dengan Ikhlas, tanpa mengharapkan jodoh yang baik adalah jawabannya.


Tuhan bersabda dalam sloka Bhagavad-Gita:

. “Barang siapa yang menyerahkan semua kegiatan kepada Ku, dan menyerahkan dirinya seutuhnya kepada Ku, maka akan Ku berikan yang tidak ia miliki, dan akan Ku jaga apa yang ia miliki.” .


foto : @tataintanpermata

Via : @nafashindu

Repost : @pesona_taksubali




Admin : halopejati.com

5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Pengertian dan Makna Simbol Atribut Dewi Saraswati

Secara etimologi Dewi Saraswati berasal dari dua kata yakni Dewi dan Saraswati. Dewi yaitu sosok perempuan yang suci atau bentuk feminim dari kata Dewa yang biasa disebut sakti. Dan Saraswati dalam ba

Part II Sejarah Pura Kahyangan Tiga

Sebelum masa pemerintahan raja suami-istri Udayana dan Gunapriya Darmapatni tahun 989 -1011M di Bali berkembang banyak aliran-aliran keagamaan seperti: Pasupata, Bairawa, Wesnawa, Boda, Brahmana, Resi

Pura Kahyangan Tiga Adalah Pilar Agama Hindu

Kahyangan Tiga merupakan salah satu unsur dari Trihita Karana yaitu unsur parhyangan dari setiap desa adat di Bali. Pada Kahyangan Tiga masyarakat desa memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk desa