Cari

Kisah arca sukasrana

Kisah Pendek Arca Sukasrana di Bale Agung Pura Desa Puseh Kapal "Raksasa Pemikul Taman Sri Wedari"


Sukrasana adalah adik dari Bambang Sumantri atau Patih Suwanda. Sukrasana adalah anak dari Begawan Suwandagni dari pertapaan Jatisarana. Walau pun wujudnya buta bajang (raksasa kecil), tetapi ia sangat sakti dan memiliki cinta kasih yang luar biasa kepada saudara tuanya (Sumantri). Ia senantiasa membantu kesulitan kakaknya.


Ketika itu Sumantri sedang mendapat hukuman dari Raja Arjuna Sasrabahu. Ia dapat kembali menjadi patih apabila mampu memindahkan Taman Sri Wedari dari kahyangan utara segara (tempat Batara Wisnu) ke kerajaan Maespati. Sumantri putus asa, karena tidak mungkin dapat melakukannya. Tetapi Sukrasana membantunya dengan ikhlas, bahkan hanya dengan sekejap mata, taman itu telah pindah ke Maespati. Sumantri sangat keheranan dan berterimakasih kepada adiknya.


Sebagai tanda terimakasih, Sukrasana minta diperkenankan ikut kakaknya ke mana pun pergi. Ini sebenarnya karena cinta kasih Sukrasana kepada kakaknya, Sumantri agak bimbang karena Sukrasana berbentuk raksasa kecil, sedangkan Sumantri sangat tampan menawan gagah perkasa.

Sumantri kembali menjadi patih (perdana mentri). Sukrasana diam-diam datang ke Maespati. Di sana ia kebingungan apa yang harus dikerjakan sementara kakaknya sedang bertugas. Lalu ia berkeliling istana, ia mendapati para putri keraton sedang mandi. Ia termenung dan terpesona akan kecantikan para putri keraton itu.


Ternyata ada salah satu putri yang menyadari kehadiran Sukrasana. Putri itu menjerit diikuti pula putri-putri lainnya. Sumantri pun segera dipanggil oleh Arjuna Sasrabahu agar adiknya itu dinasehati dan disingkirkan. Sukrasana pun menolak dan tetap mengikuti kakaknya. Lalu Sumantri mengangkat busur dan berpura-pura akan memanah adiknya dengan harapan adiknya (Sukrasana) itu mau pergi. Namun tetap saja merengek.


Lama-lama kelamaan tangan Sumantri berkeringat dan secara tidak sdar panahnya lepas dan mengenai Sukrasana. Adiknya pun meninggal seketika. Sumantri sangat mnyesal dan menangis sambil memeluk jasad Sukrasana.


@parekan_poleng

Via @info.kapal.official

Repost @calonarang.badung


Admin: halopejati.com

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Otonan saniscara umanis medangsia

Otonan salah satu bagian upacara Manusia Yadnya, yan tujuanya untuk memperingati hari kelahiran manusia bagi umat Hindu di Bali, prosesi tersebut bertujuan untuk kemuliaan dan persembahan kesucian lah

PENGINGAT DIRI

Setiap detik seseorang pergi meninggalkan dunia ini. Kita pun berada dalam antrian itu, kita tidak tahu berapa orang di depan kita sebelum akhirnya giliran kita. Tidak bisa keluar dari antrian, tidak