Cari

MEBANTEN CANANG SETIAP HARI ATAU PADA RAHINAN/WAKTU TERTENTU SAJA?

Sebuah pertanyaan yang pernah ditanyakan pada saya, ya g manakah lebih baik? Keduanya adalah baik, asalkan berdasarkan dari ketulusan hati.

walaupun sering mebanten tetapi itu menjadi beban dalam pikiran, maka semuanya akan sia-sia tidak berarti ...


Pendahulu kita tidak mebanten canang setiap hari toh kehidupan mereka juga tetap baik bukan..?


Setiap hari atau pada rahinan tertentu saja, prinsip utamanya adalah bhakti marga atau jalan menuju tuhan dgn jalan bakti .

Prinsip kedua adalah karma marga,dimana dalam hal ini tujuan karma marganya berbeda...


Dengan mebanten setiap hari kita telah melaksanakan karma marga sesama manusia dimana kita Saling membantu untuk membeli canang atau pun bahan bahanya kepada pedagang.

Dalam hal ini kita mempererat hubungan sesama manusia..


Dengan mebanten pada rainan tertentu kita telah melaksanakan karma marga dengan alam, kita membiarkan canang tersebut pada rentan waktu tertentu sebelum dilungsur sehingga bisa di nikmati alam ( hewan kecil seperti serang dll)

Tidak ada yang lebih baik

Tidak ada yang lebih benar

Semua kembali kediri kita masing masing.

Yadnya adalah ketulusan


Salam Rahayu


Sumber : ratu aji bandar /@bagusbali

Via : @denpasarnow

📸 : Albumgoogle




Admin : halopejati.com

19 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Rangkuman dari postingan sebelumnya,kali ini yang trakhir terlebih mengenai pelinggih taksu natah.. Berpedoman pada Panca Maha Butha yaitu pembentuk tubuh manusia, yang kelimanya harus sempurna karen

Pelinggih Penunggun Karang atau juga disebut dengan Pengijeng Karang yang merupakan salah satu bangunan suci, dan Stana Ratu Made jelawung/ ratu made alang Kajeng. Beliau berada dibawah perintah Dewa