Cari

Memunjung di hari raya Galungan

TRADISI MUNJUNG/BANTEN SAJI WARNAI HARI RAYA SUCI GALUNGAN


Acara tradisi ”Munjung/Banten Saji pada perayaan Rahinan Jagat ”Galungan” pada Buda Kliwon Dungulan, dilakukan setelah perembahyangan di Pura Keluarga (Sanggah-Merajan) maupun Pura Kawitan dan Pura Kahyangan Tiga.


Mebanten Saji atau Munjung setiap hari raya besar bagi umat Hindu di Bali, bisa dikatakan salah satu Tradisi yang unik yang diyakini hubungan sekala dan niskala tetap menjadi kepercayaan hindu nusantara yang patut kita jaga dan lestarikan..


Setelah mempersembahkan sajian punjung dan surudan ramai-ramai dimakan setelah yang mertiwi disuguhkan ala kadarnya,

Bahkan, tidak jarang ada keluarga selain makan surudan juga berbekal makanan lebih dari rumah, sehingga menikmati hidangan ramai-ramai ditempat munjung "kuburan"

Mengenai perbedaan munjung dikuburan atau munjung dirumah"bale delod" atau merajan sudah dijelaskan di postingan sebelumnya..


#bantenpunjung"SAJI"

#trihitakarana

#munjung

#tradisihindu

#budayabaliadiluhung

#halopejati

#bantensaji


📸 Oleh Fb: @dianalahne


Admin : halopejati.com

7 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Rangkuman dari postingan sebelumnya,kali ini yang trakhir terlebih mengenai pelinggih taksu natah.. Berpedoman pada Panca Maha Butha yaitu pembentuk tubuh manusia, yang kelimanya harus sempurna karen

Pelinggih Penunggun Karang atau juga disebut dengan Pengijeng Karang yang merupakan salah satu bangunan suci, dan Stana Ratu Made jelawung/ ratu made alang Kajeng. Beliau berada dibawah perintah Dewa