Cari

Pura Kahyangan Tiga Adalah Pilar Agama Hindu

Kahyangan Tiga merupakan salah satu unsur dari Trihita Karana yaitu unsur parhyangan dari setiap desa adat di Bali.

Pada Kahyangan Tiga masyarakat desa memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk desa dan masyarakatnya.

Unsur yang ke dua dan tiga dari Trihita Karana disebut dengan pelemahan dan pawongan.


Dengan demikian maka di dalam mewujudkan rasa aman, tentram, sejahtera lahir batin dalam kehidupan desa adat berlandaskan tiga hubungan harmonis yaitu hubungan manusia dengan alam atau hubungan krama desa dengan wilayah desa adat, hubungan manusia yang satu dengan manusia yang lainnya dalam desa adat dan hubungan krama desa dengan Hyang Widi sebagai pelindung. Inilah yang dinamakan Trihita Karana dalam desa adat di Bali.


Dengan tercakupnya unsur ketuhanan dalam kehidupan desa adat di Bali, maka desa adat di Bali mencakup pula pengertian sosio-religius.

Maka dari itu perpaduan antara adat dengan agama Hindu di Bali adalah erat sekali sehingga sulit memisahkan secara tegas unsur-unsur adat dengan unsur agama, karena adat-istiadat di Bali dijiwai oleh agama Hindu dan aktivitas agama Hindu didukung oleh adat istiadat di masyarakat.


Kahyangan Tiga terdiri dari tiga pura dimasing masing desa adat..

Diantaranya

1. Pura Desa atau Pura Bale Agung, merupakan pura tempat bersatananya Dewa Brahma yang berfungsi menciptakan alam semesta.


2. Pura Puseh, tempat bersatanya atau tempat pemujaan Dewa Wisnu dalam fungsinya sebagai Dewa Pemelihara seluruh alam semesta.


3. Pura Dalem, Tempat bersatananya atau memuja Dewa Siwa dengan wujud DEwi Durga yang berfungsi sebagai pelebur atau pralina.



Dikutip dari sumber

Yanarthawordpress

📸 : @voyagevirtuel (ilustrasi)



Admin: halopejati.com

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua