Cari

Purnama Sadha

Om swastiastu

Purnama sadha pada melukat dimana semeton halopejati???


Melukat merupakan bagian dari pelaksaan upacara Manusa Yadnya, yang memiliki tujuan untuk membersihkan dan menyucikan pribadi secara lahir dan batin.


Melukat berasal dari kata “lukat” dalam Bahasa Kawi-Bali berarti bersihin, ngicalang.


Ida Sang Hyang Widhi Wasa adalah Maha Suci dan tentu merupakan sumber Kesucian, Dan dengan melukat merupakan salah satu upayanya.


Tubuh dibersihkan dengan air, pikiran dibersihkan dengan kejujuran, roh dengan ilmu dan tapa, akal dibersihkan dengan kebijaksanaan.


Jenis Upacara Melukat

Jika ditinjau dari pelaksanaan dan tujuan upacaranya. Ada 7 macam upacara melukat, yaitu sebagai berikut :


Melukat Astupungku, untuk membersihkan dan menyucikan malapetaka seseorang yang diakibatkan oleh Pengaruh hari kelahiran dan Tri Guna (Satwam, Rajas, Tamas) yang tidak seimbang dalam dirinya.


Melukat Gni Ngelayang, untuk pengobatan terhadap seseorang yang sedang ditimpa penyakit.


Melukat Gomana, untuk penebusan Oton atau hari kelahiran yang diakibatkan oleh pengaruh yang bernilai buruk dari Wewaran dan Wuku. Misalnya pada mereka yang lahir pada wuku Wayang.


Melukat Surya Gomana, untuk melepaskan noda dan kotoran yang ada pada diri Bayi. Misalnya pada saat Nelu Bulanin.


Melukat Semarabeda, untuk menyucikan Sang Kama Jaya dan Sang Kama Ratihdari segala noda dan mala pada upacara Pawiwahan (Perkawinan)


Melukat Prabu, untuk memohonkan para pemimpin agar kelak dalam melaksanakan tugasnya mendapatkan kejayaan dan kemakmuran.


Melukat Nawa Ratna, dapatkan dikatakan mempunyai makna yang sama dengan Melukat Prabu.


Selain melukat berdasarkan upacaranya, juga terdapat melukat untuk membersihkan diri secara sekala dan niskala melalui tempat suci seperti Tirtha Empul, Sebatu dll. Dan jika ingin melukat yang lebih sederhana dirumah bisa dengan melukat menggunakan Bungkak Nyuh Gading. Dewasa yang baik adalah pada Rahina Purnama.


Semoga dapat bermanfaat untuk semeton. Jika terdapat penjelasan yang kurang lengkap atau kurang tepat. Mohon dikoreksi bersama. Suksma…


RAHAJENG RAHINAN PURNAMA SADHA

Dumogi sami sahabat halopejati nemu kerahayuan


Sumber: dikutip dari inputbali.com

Pic : googlesearch


Admin : halopejati.com





198 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Pengertian dan Jenis-jenis Nitya Yadna

Nitya Karma atau nitya adalah yajna yang dilaksanakan setiap hari, seperti Tri Sandya dan Yajna Sesa. Yajña Sesa dilaksanakan setelah kita selesai memasak nasi dan sebelum makan. Yajna sesa diaturkan

TITI GONGGANG DIPURA GUNUNG RAUNG TARO

Di Pura Agung Gunung Raung terdapat sebuah tempat yang tidak boleh dilalui. Bila dilanggar akan mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Di pura terdapat empat candi bentar yang difungsikan sebagai pa

SARASMUSCAYA, Pengendalian dan Peneguhan Hati

Selalu berlatih mengendalikan nafsu (yama) dan teguhkan mental (niyama). Mereka yang berlatih mengendalikan nafsu indrawinya namun tidak memiliki keteguhan mental/hati niscaya akan gagal dalam usahany