Cari

Rahajeng Rahina Pagerwesi 8/7/2020

Om swastiastu RAHAJENG RAHINA PAGERWESI 🙏🙏🙏 #Renungan Dalam Pagerwesi

Pada hari raya Pagerwesi adalah hari yang paling baik mendekatkan Atman kepada Brahman sebagai guru sejati . Pengetahuan sejati itulah sesungguhnya merupakan “pager besi” untuk melindungi hidup kita di dunia ini. 🙏

Banten Dalam Pagerwesi

Yadnya (Banten) yang paling utama disebutkan pada hari raya Pagerwesi yaitu :

Untuk Para Pendeta (Purohita) adalah “Sesayut Panca Lingga” sedangkan perlengkapan  tetandingan bantennya :

Daksina, Suci Pras penyeneng, dan Banten Penek.

Meskipun hakikat hari raya Pagerwesi sebagai pemujaan (yoga samadhi) bagi para Pendeta (Purohita) namun umat kebanyakan pun wajib ikut merayakan sesuai dengan kemampuan.

Dan Bagi umat kebanyakan yadnya (banten) disebutkan adalah;

natab Sesayut Pagehurip, Prayascita, Dapetan. Tentunya dilengkapi Daksina, Canang, dan Sodan.

Dalam hal upacara, ada dua hal banten pokok yaitu

Sesayut Panca Lingga untuk upacara para pendeta,

dan Sesayut Pageh Urip bagi umat kebanyakan.🙏

#Makna Pagerwesi

Sebagaimana telah disebutkan dalam lontar Sundarigama, Hal ini mengundang makna bahwa Hyang Premesti Guru adalah Tuhan dalam manifestasinya sebagai guru sejati. Makna yang lebih dalam terkandung pada kemahakuasaan Sanghyang Widhi sebagai pencipta, pemelihara, dan pemusnah, atau dikenal dengan Uttpti, Stiti, dan Pralina atau dalam aksara suci disebut: Ang, Ung, Mang.

Semoga pemaparan dalam artikel ini tentang Hari Raya Pagerwesi dapat bermanfaat bagi semeton.Suksma…

(sumber:stitidharma,wedahindu,sejarahharirayahindu) Pic:@balirecom

Admin: halopejati.com

11 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Pentingnya Pelinggih Taksu di Merajan Pelinggih Taksu merupakan salah satu pelinggih yang ada di Sanggah Pemerajan . Sanggah Pemerajan dapat diartikan sebagai tempat suci bagi suatu keluarga tertentu.

Secara makna Hari Penyajaan, Artinya hari ini umat mengadakan Tapa untuk mencapai Samadhi melalui pemujaan kepada Ista Dewata. Hal ini sesuai dengan apa yang tertuang dalam lontar Sundarigama disebutk