Cari

Rahajeng Rahina Tumpek Wayang Lan Kajeng Kliwon

Dewa Siwa bersabda, mataku tiga (Tri Netra) diantara keningku ada satu mata lagi, mata gaib yang dapat melihat seluruh alam ditutup dengan cundamani.

Sebagai pemusatan pikiran atau manacika,


Dengan lambang cundamani ini khususnya dalam penggunaan udeng jejateran untuk sembahyang dengan menggunakan simpul hidup di depan dan dipusat dahi disela-sela mata.


Tri Netra (Trinetra) sebagai mata ketiga Dewa Siwa yaitu : Phalanetra, Agnilocana dan Trolocana yang dalam filosofi Dewa Siwa beserta atribut-nya disebutkan

Dua matanya pada bagian kiri dan kanan melambangkan aktifitas fisiknya di dunia.


Yang ketiga di pusat dahi-Nya yang melambangkan pengetahuan (jnana), dan ini disebut dengan mata kebijaksanaan atau pengetahuan.



Kutipan sejarah hari raya hindu|| @halopejati



Admin : halopejati.com

4 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Rangkuman dari postingan sebelumnya,kali ini yang trakhir terlebih mengenai pelinggih taksu natah.. Berpedoman pada Panca Maha Butha yaitu pembentuk tubuh manusia, yang kelimanya harus sempurna karen

Pelinggih Penunggun Karang atau juga disebut dengan Pengijeng Karang yang merupakan salah satu bangunan suci, dan Stana Ratu Made jelawung/ ratu made alang Kajeng. Beliau berada dibawah perintah Dewa