Cari

Serba Serbi Buda Cemeng Kelawu

Serba Serbi umat hindu dibali dengan Tradisi dan Budayanya..


Kebudayaan Bali terkenal akan seni tari, seni pertujukan, dan seni ukirnya....

Kehidupan religius mereka merupakan sinkretisme antara agama Hindu dengan diperkuat oleh tradisi Bali.

Kesenian dan kebudayaan yang ada di Bali menjadikan bali memiliki daya tarik yang kuat bagi para wisatawan yang datang ke daerah tersebut.


Foto diatas mengilustrasikan Serba serbi tradisi dibali, krama desa lanangnya sehari sebelum buda cemeng klawu atur ngayah nyate dan ngelawar dan sebagainya sesuai kebiasaan desa setempat, sebagai bentuk puji syukur umatnya berlandaskan suka duka yang setelah itu biasanya dilanjutkan para istrinya atur ngayah dijeroan untuk persiapan upakara dan sarana upacara yang dilaksanakan sehari sebelum rahina rambut sedana buda cemeng klawu..


Dihari buda cemeng klawu adalah wujud bhakti sebagai usaha untuk mencapai jagadhita yang dalam babad Bali, piodalan juga disebut sebagai :

Petirtayan,Petoyan, dan

Pujawali sebagai puncaknya.

Piodalan yang utamanya sebagai kelompok upacara dewa yadnya ini merupakan upacara yang ditujukan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan segala manifestasinya yang pujawalinya dipimpin oleh seorang pemangku di tempat suci masing - masing dengan cara :

Nglinggayang atau Ngerekayang (ngadegang)

Dalam hari-hari tertentu yang dilaksanakan dengan sembahyang bersama..


Dengan harapan dan doa disaat puncak piodalan Batara Rambut Sedana” dipuja sebagai “Dewi Kesejahteraan” yang menganugerahkan harta kekayaan, emas-perak (sarwa mule), permata dan uang (dana) kepada manusia.

Kegiatan peringatan “Sri Sedana” yang lazim disebut “Rambut Sedana” merupakan hari raya atau odalan bagi uang maupun nafkah yang telah dianugerahkan Tuhan Yang Mahaesa kepada umat Manusia.



Dirangkum dari berbagai sumber

📸 :fb @suwista adi wiguna

#Jabapurapayoganagung (ilustrasi)




Admin : halopejati.com

5 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Rangkuman dari postingan sebelumnya,kali ini yang trakhir terlebih mengenai pelinggih taksu natah.. Berpedoman pada Panca Maha Butha yaitu pembentuk tubuh manusia, yang kelimanya harus sempurna karen

Pelinggih Penunggun Karang atau juga disebut dengan Pengijeng Karang yang merupakan salah satu bangunan suci, dan Stana Ratu Made jelawung/ ratu made alang Kajeng. Beliau berada dibawah perintah Dewa