Cari

SUGIHAN BALI

RAHAJENG SUGIHAN BALI

DUMOGI JAGAT BALI SETATE RAHAYU LAN JAGAT NITA

🙏😇😇😇

===========================

Sugihan Bali

Sugihan Bali disebutkan berasal dari kata “wali” yang artinya “bagian dalam”. Secara harfiah, artinya “pembersihan bagian dalam diri manusia” yg artinya pembersihan dari dalam diri sendiri. 


Biasanya pada hari tersebut masyarakat melakukan yadnya “penglukatan / melukat” atau pembersihan diri dari segala bentuk kekotoran diri maupun bathin. 


Selain pengelukatan tersebut, juga dapat dilaksanakan dengan bakti yoga yang bertujuan untuk memberikan ketenangan diri. 


Demikian dijelaskan dalam kutipan Sugihan Jawa dan Sugihan Bali artikel Mike Note's ~ Tulisan dari catatan kecil bagi masyarakat hindu Bali.


Dijelaskan pula, perayaannya sebagaimana disebutkan dalam kalender Bali, Sugihan Bali ini dilaksanakan sehari setelah Sugihan Jawa yaitu :


sebelum kita mempersiapkan hari raya galungan dalam rangka menyambut kemenangan dharma melawan adharma 


sehingga manusia hendaknya memohon kesucian, pembersihan lahir batin kehadapan semua Bhatara untuk menghaturkan banten pengeresikan serta runtutannya di merajan/paibon.


Demikianlah disebutkan beberapa hal tentang perayaan sugihan bali ini sebagai runtutan dalam menyambut hari raya galungan dan kuningan.



Via : @bali_niskala

📷 @sellyraimantra


#sugihanbali

#rerainanbali

#tradisibali

#budayabali



Admin : halopejati.com

2 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Pengertian dan Makna Simbol Atribut Dewi Saraswati

Secara etimologi Dewi Saraswati berasal dari dua kata yakni Dewi dan Saraswati. Dewi yaitu sosok perempuan yang suci atau bentuk feminim dari kata Dewa yang biasa disebut sakti. Dan Saraswati dalam ba

Part II Sejarah Pura Kahyangan Tiga

Sebelum masa pemerintahan raja suami-istri Udayana dan Gunapriya Darmapatni tahun 989 -1011M di Bali berkembang banyak aliran-aliran keagamaan seperti: Pasupata, Bairawa, Wesnawa, Boda, Brahmana, Resi

Pura Kahyangan Tiga Adalah Pilar Agama Hindu

Kahyangan Tiga merupakan salah satu unsur dari Trihita Karana yaitu unsur parhyangan dari setiap desa adat di Bali. Pada Kahyangan Tiga masyarakat desa memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk desa