Cari

Tata Cara Melukat di Tirta Empul

Tata Cara Untuk Melukat

Berikut adalah Tahapan-tahapan dalam melukat di Tirta Empul


I. Tahap Pertama


1. Persiapkan pakaian yang sesuai untuk melukat

2. Haturkan pakeling/pejati ditempat yang telah disediakan dan canang sari disetiap pancuran yang akan dimohon berkahnya. Duduk sejenak, sampaikan permohonon dan tujuan melukat.

3. Untuk tahap pertama lakukan pengelukatan pada Tirtha Gering selama tiga kali berturut-turut pada hari yang berbeda

4. Pada setiap pancoran dilakukan dengan cara cuci muka tiga kali, berkumur tiga kali, minum sekali selanjutnya melukat selama tiga kali hitungan umur dengan cakupkan tangan didada sambil memanjatkan doa. Akhiri dengan puji syukur (matur suksme)


II. Tahap Kedua


Bila putaran pada tahap pertama sudah selesai, maka barulah dilakukan putaran tahap kedua dengan langkah-langkah sama seperti diatas dan diawali dari:

1. Tirtha Gering, Tirtha Leteh, Tirtha Penyakit Berat, Tirtha Pelebur Kutukan, Tirtha Pelebur Cor, Tirtha Sudamala, Tirtha Merta, Selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan;

2. Tirtha Penyakit Kulit, Tirtha Ketenangan Jiwa, Tirtha Rematik, Tirtha Gigi, Tirtha Sakit Tulang, Tirtha Asmara, Tirtha Ketenangan Emosi, Tirtha Penyakit Pernafasan, Tirtha Rambut.


II. Tahap Ketiga

Matur Suksme pada Beliau yang ber-Sthana di Pura Luhur Tirtha Empul, atas segala berkah dan kesembuhan yang telah diberikan.



Semoga dapat bermanfaat untuk semeton. Jika terdapat penjelasan yang kurang lengkap atau kurang tepat mohon dikoreksi bersama.


Sumber: input.com

Pic : google search




Admin :halopejati.com





1582 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Pengertian dan Jenis-jenis Nitya Yadna

Nitya Karma atau nitya adalah yajna yang dilaksanakan setiap hari, seperti Tri Sandya dan Yajna Sesa. Yajña Sesa dilaksanakan setelah kita selesai memasak nasi dan sebelum makan. Yajna sesa diaturkan

TITI GONGGANG DIPURA GUNUNG RAUNG TARO

Di Pura Agung Gunung Raung terdapat sebuah tempat yang tidak boleh dilalui. Bila dilanggar akan mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Di pura terdapat empat candi bentar yang difungsikan sebagai pa

SARASMUSCAYA, Pengendalian dan Peneguhan Hati

Selalu berlatih mengendalikan nafsu (yama) dan teguhkan mental (niyama). Mereka yang berlatih mengendalikan nafsu indrawinya namun tidak memiliki keteguhan mental/hati niscaya akan gagal dalam usahany