Cari

TITI GONGGANG DIPURA GUNUNG RAUNG TARO

Di Pura Agung Gunung Raung terdapat sebuah tempat yang tidak boleh dilalui. Bila dilanggar akan mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Di pura terdapat empat candi bentar yang difungsikan sebagai pamedalan pura (pintu keluar-masuk), yakni dari arah Utara,Timur, Selatan, dan Barat. Ada dua Titi Gonggang di dua candi bentar di pamedalan sebelah utara dan selatan. Jika dilihat, Titi Gonggang merupakan sebuah palinggih yang terbuat dari tiga buah bambu dibentuk menyerupai jembatan (titi) dengan panjang kurang lebih satu meter. Titi Gonggang merupakan suatu tanda yang dibuat secara khusus, untuk menandakan kedatangan Rsi Markandeya di daerah Taro ini. . Lebih jauh, Titi Gonggang berfungsi sebagai penetralisir dari pura dan tidak boleh dilalui oleh siapapun. Titi tersebut sebagai tempat memarga sasuhunan yang ada di sana secara niskala. Bahkan, jika ada warga yang melintasi titi tersebut, wajib menghaturkan pacaruan. Di samping itu, lanjutnya, harus segera menghaturkan guru piduka di jeroan pura. Namun, bila lebih dari seminggu belum juga menghaturkan banten guru piduka atau pacaruan, maka upakara yang lebih besar lagi harus dilaksanakan. Ketentuan tersebut sudah sesuai dengan hukum adat yang berlaku di desa setempat.

repost via @infopiodalanbali Info by baliexpress.jawapos.com #upacarakeagamaan #bali #infopiodalan #infoodalan #infopura #rahinabali #Odalan #Piodalan #TradisiBali #BalineseCeremony #BalineseTemple #sakral #balinesetradition #ajegbali #BaliTemple #TheBalinese #kajengkliwon

Admin: halopejati.com

4 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Rangkuman dari postingan sebelumnya,kali ini yang trakhir terlebih mengenai pelinggih taksu natah.. Berpedoman pada Panca Maha Butha yaitu pembentuk tubuh manusia, yang kelimanya harus sempurna karen

Pelinggih Penunggun Karang atau juga disebut dengan Pengijeng Karang yang merupakan salah satu bangunan suci, dan Stana Ratu Made jelawung/ ratu made alang Kajeng. Beliau berada dibawah perintah Dewa