Cari

Tumpek Landep yang dilaksanakan orang Bali kini terus didengungkan ke seluruh pelosok dunia

RAHAJENG RAHINA SUCI TUMPEK LANDEP Tumpek landep merupakan hari raya pemujaan kepada Ida Bhatara Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai dewanya taksu. dimana pada hari ini umat hindu melakukan puji syukur atas berkah yang telah diberikan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Ida Bhatara Sang Hyang Pasupati. Tujuan tumpek landep yaitu untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Siwa Pasupati agar diberi ketajaman pikiran sehingga dapat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat. Berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai - nilai agama. Dengan pikiran suci, umat mampu memilah dan memilih mana baik dan mana buruk... Ketajaman itu layaknya senjata yang berbentuk lancip/runcing seperti keris, tombak dan lainnya. Benda-benda tersebut berfungsi sebagai senjata untuk menegakkan kebenaran. Oleh karena itu benda-benda tersebut diupacarai.. Besar kecilnya upacara ini dilaksanakan sesuai kemampuan seseorang atau disesuaikan dengan desa kala patra yang sesuai kondisi, waktu dan wilayah tertentu.. Pesan AKHIRNYA yang diambil dari sejarahharirayahindu adalah.. Kita semua tentu berharap agar makna universal Tumpek Landep ini bisa dihayati dan diamalkan oleh seluruh umat manusia di muka bumi, sehingga tidak akan terjadi berbagai kerusakan lingkungan, perlombaan senjata serta perperangan diberbagai belahan dunia. Tentu akan sangat bagus jika spirit perdamaian dari upacara Tumpek Landep yang dilaksanakan orang Bali kini terus didengungkan ke seluruh pelosok dunia untuk membangun kehidupan dunia global yang damai sejahtera. Dimuat kembali dari berbagai sumber 📸 : 🌍maurata Om santi..santi..santi..Om Admin : halopejati.com

1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Rangkuman dari postingan sebelumnya,kali ini yang trakhir terlebih mengenai pelinggih taksu natah.. Berpedoman pada Panca Maha Butha yaitu pembentuk tubuh manusia, yang kelimanya harus sempurna karen

Pelinggih Penunggun Karang atau juga disebut dengan Pengijeng Karang yang merupakan salah satu bangunan suci, dan Stana Ratu Made jelawung/ ratu made alang Kajeng. Beliau berada dibawah perintah Dewa