Cari

Ucapan adalah Doa

Bagaigar bisa beUcapan rsyukur.


Di Masyarakat terdapat sebuah kepercayaan, Ucapanmu adalah Doa. Ternyata menurut Hindu hal tersebut benar adanya.


Dalam Kitab Suci Hindu. Sarasamusccaya Sloka 118 dijelaskan,

Hendaknya perkataan selalu terarah pada sesuatu yang membawa kebaikan.


Umat Hindu diajarkan untuk selalu berkata yang baik setiap hari, dimulai dari manusia bangun dipagi hari.


Bagaimana cara membuat kebiasaan bersyukur?

Jawabannya adalah dengan memaksakan kebiasaan tersebut.


Pagi hari kita biasanya pasti akan mandi meskipun mata masih mengantuk tetapi karena mengetahui bahwa Mandi di pagi hari manfaatnya agar badan tidak bau dan bersih sehingga kitapun mau tidak mau, suka tidak suka menjadi terbiasa wajib mandi di pagi hari.


Begitu juga dengan kebiasaan bersyukur, Tekniknya adalah memaksakan diri saat mata baru terbuka di pagi hari. Menggunakan ucapan Terima kasih/Suksme/Bahasa yang dapat dimengeri.


Saat mata baru terbuka di Pagi Hari, ucapkan kalimat Terima Kasih kepada Tuhan Sang Pemberi Anugrah.


Suksme Hyang Widhi, hari ini saya semakin sehat.

Suksme Hyang Widhi, hari ini saya semakin kaya.

Suksme Hyang Widhi, hari ini saya semakin Bahagia.

Suksme Hyang Widhi, hari ini saya semakin disenangi banyak orang.

dll.


Rutin mengucapkan kata Terima kasih kepada Tuhan mulai dipagi hari, Niscaya akan membuat hati lebih tenang dan ucapan tersebut Astungkara menjadi kenyataan.


"Oleh karena itu, janganlah sekali-kali bersedih hati, sekalipun hidup mu tidak makmur dilahirkan menjadi manusia, hendaklah menjadikan kamu berbesar hati, sebab amat sukar untuk dapat dilahirkan menjadi manusia, meskipun kelahiran hina sekalipun." 

(Sarasamuscaya sloka 3)



Via : @nafashindu



Admin : halopejati.com

0 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Kajeng Kliwon

Kajeng kliwon adalah peringatan hari turunnya para bhuta untuk mencari orang yang tidak melaksanakan dharma agama dan pada hari ini pula para bhuta muncul menilai manusia yang melaksanakan dharma. Rer

Kematian Adalah ilusi, Mengapa???

Kematian adalah ilusi (māyā), karena tidak ada kematian bagi sang ātma, kita hanya berganti jubah material saja yaitu badan kasar ini. Identitas kita sebenarnya adalah sebagai roh (disebut jīva atau ā

Banten Punjung Sarana Komunikasi Dengan Leluhur

Leluhur menempati tempat yang sangat istimewa pada orang Bali, dalam kehidupannya tak terlepas dengan yang namanya leluhur yang sudah meninggal. Manusia Bali senantiasa menjalin hubungan langsung deng

©2018 by  halopejati.com I Pemilik : ARYA NUGRAHA